Beralih dari Entrepreneur ke Infopreneur? Mengapa Tidak?

Infopreneur

Beralih dari Entrepreneur ke Infopreneur? Mengapa Tidak?

Istilah “Infopreneur” relatif baru dalam hiruk-pikuk bisnis karena membuka pintu bagi para entrepreneur untuk menghasilkan sumber penghasilan baru. Hanya dengan menjadi seorang infopreneur yang menjual informasi.

Produk informasi ditawarkan dalam berbagai bentuk termasuk buku, e-book, laporan khusus, audio, video, lembar kerja, booklet tip, dan metode apapun dimana Anda menyampaikan informasi secara virtual. Apakah Anda ingin meluncurkan bisnis baru atau menambahkan sumber penghasilan baru untuk bisnis yang sudah berjalan, peluang untuk menjual info produk terbuka sangat lebar.

Benefit Info Produk

Salah satu keuntungan terbesar info produk adalah saat mereka dibuat dan proses penyebaran dibuat otomatis, mereka bisa menjual sepanjang waktu dengan upaya yang minim. Dan itu tidak berhenti begitu saja. Banyak infopreneur telah menemukan benefit tersembunyi dari menjual produk ini.

Misalnya, penulis bisa menggunakan buku mereka seperti kartu bisnis, menggunakannya untuk membuka pintu bagi peluang bisnis baru. Buku memberikan Anda kredibilitas yang lebih besar dan membuat media tertarik pada Anda. Dengan putaran yang tepat dalam topik Anda, ekspos media bisa membawakan bisnis baru. Lihatlah penulis yang berhasil dalam Today Show atau Oprah. Bahkan artikel dalam koran lokal pun bisa membuat ratusan pembaca membeli buku Anda.

Ketika Anda menambahkan lebih banyak informasi pada lini produk Anda, Anda memutarkan jaring peluang. Masing-masing produk mungkin menarik masing-masing konsumen dengan berbeda. Beberapa mungkin membeli satu produk, yang lainnya membeli produk yang lain, dan idealnya, kebanyakan pelanggan akan kembali untuk membeli produk yang lebih banyak.

Hadiah adalah cara yang bagus untuk memberikan info produk. Misalnya, Anda bisa memberikan reward pada pelanggan baru e-zine anda dengan memberikan e-book atau laporan khusus. Atau Anda bisa memberikan e-book Anda pada pengusaha lain dan mengijinkan mereka untuk menyebarkannya secara gratis, dengan memberikan informasi kontak yang utuh. Dengan strategi ini Anda memberikan Anda pelanggan baru dan semua hal penting pada audien Anda.

Mengembangkan ide-ide produk

Setiap orang adalah pakar di bidang tertentu. Jika Anda menjalankan bisnis yang sukses, itulah yang membuat Anda ahli dalam bidang tersebut. Anda bisa membuat modal keahlian dari hobi, olahraga, atau ketrampilan khusus lainnya. Berikut adalah beberapa tip untuk menemukan ide produk:

  • Melakukan survey dengan pelanggan Anda dan tanyakan informasi apa yang mereka butuhkan dan ingin ketahui.
  • Mengajarkan orang lain untuk melakukan sesuatu.
  • Membuat sebuah direktori. Apakah Anda memiliki daftar 50 sumber atau lebih yang dibutuhkan orang dalam industri Anda? Jualah!
  • Membaca buku di bidang yang menjadi minat Anda. Adakah buku yang mencakup informasi penting dalam satu bab dan layak untuk dikembangkan? Bisakah Anda menulis buku secara lengkap atau laporan khusus terkait topic tersebut?
  • Membuat daftar tamu potensial yang bisa Anda wawancarai dan sebagai host dalam teleseminar. Anda bisa menjual seminar tersebut, atau tawarkan gratis dan menjual rekamannya.
  • Mengajar di kelas pelatihan dewasa dan menjadi seorang public speaker professional. Anda bisa menjual info produk dari balik meja Anda dan juga menjual rekaman Anda dalam presentasi langsung.
  • Membuat video demonstrasi, pidato atau teknik.

Kunci sukses info produk

Dalam rangka meyakinkan pelanggan agar melakukan pembelian, Anda bisa mengikuti formula dasar kesuksesan:

Kredibilitas: Menunjukkan kredibilitas yang Anda miliki dibidang Anda. Ini bukan saatnya untuk malu-malu. Publikasikan pendidikan, pengalaman, penghargaan, atau pencapaian di bidang Anda. Orang tidak akan membeli dari Anda kecuali Anda bisa menunjukkan kemampuan Anda untuk menyampaikan apa yang Anda janjikan.

Mutu: Ada banyak informasi produk diluar sana dan beberapa diantaranya berantakan. Pastikan apapun yang Anda hasilkan adalah mutu tertinggi. Semua produk harus diperiksa secara professional.

Nilai: Ada keseimbangan saat menentukan harga produk. Terlalu banyak infopreneur yang memberikan harga produknya terlalu tinggi. Lihat bagaimana pesaing Anda memberikan harga produknya. Beberapa produk dengan harga yang lebih tinggi menunjukkan nilai informasi yang sangat luar biasa yang mereka jual. Jika Anda menggunakan strategi ini, pastikan Anda memberikan informasi yang sesuai dengan harga yang dikenakan.

Pengiriman: Dengan produk elektronik seperti e-book dan laporan, pelanggan yang membeli menginginkan kepuasan yang langsung bisa dirasakan. Meski Anda bisa mengirim e-mail produk secara manual, sangat baik jika membuat sistem untuk membuat proses pengiriman otomatis. Nilai tambah dari otomasi adalah Anda tidak harus terus-menerus mengecek e-mail jika ada permintaan dan Anda bisa menghasilkan dan mengirimkan produk meski Anda sedang tidur.

Strategi Promosi info produk

Tidak ada bisnis yang bisa bertahan tanpa marketing. Anda harus membuat orang lain tahu keberadaan Anda sehingga Anda bisa menarik mereka untuk membeli pada Anda. Rencana pemasarang yang solid penting bagi kesuksesan info produk.

Tempat pertama memulainya adalah dengan website. Website bisa meraih pelanggan potensial di penjuru dunia. Website Anda memungkinkan Anda menetapkan kredibilitas Anda, membangun database kunjungan situs, dan mempromosikan dan menjual langsung produk Anda.

Berikut adalah taktik tambahan untuk mempromosikannya:

  • Mengandalkan acara publik speaking (termasuk workshop, seminar, dan kelas). Pengalaman berbicara dalam seminar akan membantu Anda mendapatkan kredibilitas ketika mendapatkan pendalaman dan pengalaman yang berharga.
  • Mengadakan telekonferensi untuk membagi informasi. Tanyakan rekan untuk mengumumkan even Anda di e-zine atau website mereka. Meski Anda tidak langsung menjual produk, Anda mendorong orang untuk membeli produk Anda.
  • Menyebarkan newsletter atau e-zine. Ini adalah cara yang murah tapi bernilai untuk memasarkannya pada pelanggan Anda.
  • Menjual dan mempromosikan produk tambahan saat orang lain membeli. Sertakan brosur tentang produk lain saat Anda mengirimkan barang atau menawarkan diskon khusus untuk pembeli terkait dengan produk yang dibelinya saat itu.
  • Menempatkan diri Anda sebagai ahli dibidangnya dengan dilihat dan didengar dimanapun. Berpartisipasi dalam wawancara, menerbitkan artikel dalam bentuk cetak dan online, dan meraih setiap peluang agar nama Anda dikenal.
  • Mengambil keuntungan dari ekspose media. Radio adalah cara yang murah untuk meraih banyak orang dalam waktu yang singkat. Banyak program radio yang menerima ahli melalui format call-in. Jika topik Anda cukup menarik bagi pendengar dalam skala yang lebih luas, Anda bisa siaran di radio melalui rumah Anda. Mencetak publisitas juga penting. Temukan sudut pandang baru untuk topik dan hubungi koran, majalah, dan reporter TV.
  • Menciptakan program afiliansi. Tawarkan bisnis lain yang berpeluang untuk menjual produk Anda dan memberikan prosentase untuk setiap penjualan.
  • Bertukar iklan dengan website dan e-zine yang mencapai target pasar Anda.

Saat Anda mengembangkan rencana untuk menghasilkan dan menjual info produk Anda, perhatikan bagaimana orang lain bisa sukses melakukannya. Beli beberapa produk dari pengusaha yang Anda kagumi sehingga Anda bisa mengevaluasi isinya. Anda tidak boleh mencuri dari pesaing Anda, hal ini bisa diterima untuk menandingi kesuksesan mereka. Dan kemudian Anda bisa menghasilkan pendapatan saat Anda sedang tidur.

Oleh: Stephanie Chandler adalah penulis beberapa buku bisnis dan pemasaran termasuk “The Author’s Guide to Building an Online Platform: Leveraging the Internet to Sell More Books” dan “From Entrepreneur to Infopreneur: Make Money with Books, eBooks and Information Products.”

Dia juga pendiri dan CEO http://AuthorityPublishing.com, yang mengkhususkan dalam kustomisasi penerbitan dan layanan internet marketing dan http://BusinessInfoGuide.com, direktori sumber bagi pengusaha.

Sumber: www.BusinessInfoGuide.com/infopreneur.htm

Tag: , , , , , , ,

Satu Tanggapan to “Beralih dari Entrepreneur ke Infopreneur? Mengapa Tidak?”

  1. rzaldii Says:

    nice article🙂

    -zaldi- / FMIPA / sistem komputer / universitas andalas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: