Strategi Layanan Pelanggan Progresif

Strategi Layanan Pelanggan Kreatif

Posted:

goodjob

Pelanggan terkadang bertindak lucu. Mereka jarang mengatakan apa kekurangan Anda, mereka langsung meninggalkan Anda! Berikut beberapa praktek sederhana yang bisa Anda pertimbangkan untuk ditambahkan dalam rutinitas layanan pelanggan:

Berikut adalah beberapa praktek sederhana yang bisa ditambahkan pada rutinitas layanan pelanggan.

Pelanggan terkadang bertindak lucu. Mereka jarang mengatakan apa kekurangan Anda, mereka langsung meninggalkan Anda!

Terlepas dari ukuran perusahaan Anda, ada beberapa cara untuk menelaah masalah ini.

Hubungi, Berbicara, Mengirim surat pada mereka.

Jangan hanya mengambil order lalu pergi. Ingatlah, jauh lebih mudah dan menguntungkan berbisnis dengan klien yang sudah Anda miliki daripada menemukan klien baru. Jadi, lakukan apapun yang dibutuhkan untuk memastikan klien tersebut senang.

Berikut beberapa praktek sederhana yang bisa Anda pertimbangkan untuk ditambahkan dalam rutinitas layanan pelanggan:

1. Seminggu setelah klien membeli produk atau jasa, lakukan follow-up. Tanyakan apakah berfungsi dengan baik, dan mana yang tidak.

Sebuah kenyataan bisnis yang menarik, tapi terkadang, selma orang memiliki peluang untuk menceritakan pada Anda apa yang salah dan apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki, bisa saja mereka adalah sebagian dari pelanggan loyal Anda.

2. Mengirim kartu pos, surat, artikel, note, apapun, sesering mungkin. Dengan tetap berkomunikasi Anda menciptakan ikatan yang  akan menguntungkan Anda saat meluncurkan produk atau fitur baru.

3. Riset yang paling powerful tapi termurah yang bisa Anda dapatkan. Berbicara dengan pelanggan Anda tentang apa yang bisa dikerjakan dan apa yang tidak adalah cara terbaik untuk menemukan ladang emas di industri Anda. Memahami dengan spesifik mengapa orang memilih untuk membeli dari Anda daripada ke orang lain adalah rahasia pemasaran.

Berhati-hati dalam menggunakan frase tertentu seperti….. “Seperti itulah kami biasa melakukannya atau kami tidak menyukainya tapi kami terpaksa menggunakannya.”

4. Menjadwalkan perawatan rutin atau menghubungi klien Anda

Seringkali setelah klien Anda mendapatkan produk atau jasa, Anda melupakan sulitnya menarik mereka. Temukan cara untuk membangun pertemuan teratur dengan klien terkait servis Anda. Gunakan waktu untuk mengedukasi mereka, apa yang sudah Anda lakukan untuk mereka. (Seberapa besar masalah yang sudah dihilangkan, jumlah uang yang bisa mereka hemat, seberapa efisien, berapa banyak bisnis yang mereka miliki saat ini)

Mereka akan menghargai waktu dan ini merupakan cara yang baik untuk mengenalkan produk baru dan meminta testimoni dan referal.

5. Mencari tahu apapun yang bisa Anda temukan tentang klien Anda.

Jangan hanya berhenti pada sebuah nama, urutan dan nomor seri.  Merancang metode untuk mengumpulkan informasi personal mengenai klien Anda. Informasi mengenai pasangan klien, anak, hobi, sekolah, keterlibatan dalam komunitas  bisa merupakan cara yang besar untuk hubungan yang lebih jauh dan menawarkan petunjuk untuk jaringan dan referal.

Anda tidak harus memaksakan atau tahu segala hal agar strategi ini bisa berjalan, terkadang Anda hanya mengamati saja. Banyak orang  meletakkan kepercayaan pada bawahannya. Setiap trainer sales akan mengatakan pada Anda untuk mencari cara untuk membuat ikatan dengan prospek sebagai sarana menjual, saya menemukan sebagai sarana layanan pelanggan Anda hanya mencari cara untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan klien untuk menemukan cara agar bisa membantu mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.

***

John Jantsch adalah seorang coach marketing dan pencipta sistem Duct Tape Marketing
Sumber: http://www.DuctTapeMarketing.com.

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: